
Hari ini, kopi bukan lagi sekadar apa yang ada di dalam cangkir, tetapi juga nilai yang ada di baliknya.
Seiring pasar kopi Indonesia semakin matang, kami belajar bahwa konsumen kini jauh lebih selektif. Kopi yang enak telah menjadi standar dasar. Yang membedakan adalah nilai tambah di sekitarnya, mulai dari identitas dan pengalaman, hingga makna yang dibawa sebuah brand. Kompleksitas ini membuat kami menyadari bahwa masih banyak yang perlu kami pelajari. Kopi bukan sekadar komoditas untuk dijual, melainkan sebuah ekosistem hidup.
Proses belajar ini dimulai dari skala yang jauh lebih kecil. Langkah awal kami di sektor kopi berawal dari mendukung ekspansi Kopi Kalyan dan Suasana Kopi. Saat itu, sudut pandang kami masih banyak dibentuk oleh apa yang terlihat di level ritel, seperti operasional gerai, lokasi, dan penjualan harian. Seperti banyak pemahaman yang umum ditemui, kami sempat menganggap pertumbuhan berarti membuka lebih banyak outlet. Namun melalui kerja dekat dengan para entrepreneur di balik brand-brand kopi ini, kami mulai menyadari betapa terbatasnya cara pandang tersebut.
Kesadaran itu mendorong kami untuk melihat lebih jauh danmulai memahami setiap lapisan dalam rantai pasok kopi. Bersama para entrepreneur yang kami dampingi, pemahaman kami tumbuh tahap demi tahap, dari biji dan petani, ke roastery, distribusi, hingga pengalaman di dalam kedai.
Perjalanan ini membawa kami melintasi berbagai bagian ekosistem, dari brand seperti Common Grounds, Bajawa, Sunyi, dan Tanatap, hingga pelaku yang berfokus pada ekspor seperti CATUR Coffee Company. Dari sini kami melihat bahwa nilai dibangun melalui identitas, konsistensi, dan keselarasan di sepanjang rantai pasok. Seiring bertambahnya pemahaman, peran kami pun berkembang, dari mendukung ekspansi outlet hingga mendukung pergerakan biji kopi dari hulu sampai ke pasar.
Salah satu pelajaran terpenting yang kami dapatkan adalah bahwa kopi bukanlah kompetisi zero-sum. Ketika para pelaku di sepanjang rantai bekerja bersama, ekosistem menjadi lebih kuat dan lebih resilien, sekaligus membuka ruang bagi inovasi yang lebih sehat. Dalam industri ini, kemajuan jarang lahir dari berjalan sendiri, tetapi dari bergerak bersama. Peran kami bukan untuk memimpin percakapan, melainkan untuk menghubungkan, mendukung, dan terus belajar dari para entrepreneur yang setiap hari membentuk dan memperkuat ekosistem kopi Indonesia.